Kata Share | Mas Sehat | Ston SEO Responsif Blogger Template
Powered by Blogger.

Menjajal SanDisk Ultra Dual USB Drive

KOMPAS.com - Ada berbagai cara untuk memindahkan file dari satu perangkat Android ke yang lainnya, mulai dari koneksi Bluetooth, WiFi Direct, hingga melalui e-mail dan aplikasi pesan instan. Hal ini relatif mudah dilakukan, apalagi Android memiliki opsi "share" yang gampang diakses selagi menelusuri file dan folder.

Namun bagaimana jika file yang bersangkutan berukuran besar, mencapai ratusan, atau bahkan ribuan megabyte seperti video, musik, atau foto dalam jumlah banyak? Dalam skenario ini, transfer file secara wireless bakal memakan waktu lama.
oik yusuf/ kompas.comKotak kemasan SanDisk Ultra Dual USB Drive
Nah, cara yang praktis untuk memindahkan file berukuran besar/berjumlah banyak dari perangkat Android adalah dengan memakai perangkat USB flash drive yang memiliki konektor micro-USB.
Sistem operasi dan sebagian besar perangkat Android memang mendukung fungsi USB On the Go (OTG) untuk keperluan ini.

Salah satu produsen media penyimpanan yang menawarkan produk USB drive yang kompatibel dengan smartphone adalah Sandisk melalui Ultra Dual USB Drive.
Perangkat ini merupakan flash drive USB OTG yang ukurannya sebanding dengan flash drive biasa.

Ultra Dual USB Drive memiliki dua jenis konektor, yaitu USB 2.0 tipe A standar (untuk PC) dan USB 2.0 Micro B (untuk smartphone).

oik yusuf/ kompas.com
SanDisk Ultra Dual USB Drive memiliki dua jenis konektor yang tergabung dalam satu kemasan, yaitu USB 2.0 tipe A standar untuk koneksi PC dan USB 2.0 Micro B untuk koneksi ke smartphone/ tablet.
Masing-masing konektor ditempatkan di sisi yang berlawanan dan hanya satu buah konektor yang bisa dipakai dalam satu waktu. Konektor yang sedang tidak dipakai bisa ditutup dengan cover terintegrasi yang meminimalisir resiko kehilangan penutup.

Dengan dua jenis konektor tersebut, Ultra Dual USB Drive bukan hanya bisa dipakai memindahkan data antar perangkat Android seperti smartphone dan tablet, namun juga PC desktop, notebook, ataupun perangkat lain yang memiliki port USB.
oik yusuf/ kompas.com
Dua jenis konektor USB pada SanDisk Ultra Dual USB Drive dilindungi penutup terintegrasi. Hanya salah satu konektor yang bisa dipakai dalam satu waktu
Cara memakainya sederhana saja. Pengguna tinggal menancapkan Ultra Dual USB Drive ke port micro-USB perangkat Android yang mendukung USB OTG dan flash drive ini akan langsung dikenali.

Transfer file bisa dilakukan dari dan ke flash drive dengan memakai aplikasi file manager yang banyak tersedia di Google Play.
oik yusuf/ kompas.com
SanDisk Ultra Dual USB Drive saat digunakan bersama Xperia Z2 dari Sony
SanDisk juga menyediakan aplikasi file manager bernama Memory Zone yang bisa dipakai mengakses semua media penyimpanan di smartphone/ tablet Android (memori internal, micro-SD, flash drive).

Setelah selesai, pengguna bisa melakukan "safe remove"  melalui notification panel Android untuk melepas Ultra Dual USB Drive dengan aman.  Memakai Ultra Dual USB Drive dengan komputer pun sama mudahnya karena perangkat ini akan berlaku seperti flash drive standar.
oik yusuf/ kompas.com
Tampilan aplikasi file manager SanDisk Memory Zone
Ultra Dual USB Drive pun membuat proses transfer data antar-perangkat Android dan PC menjadi sangat mudah dilakukan, lebih praktis ketimbang memakai kabel USB yang hanya bisa disambungkan ke PC. Pengguna, misalnya, bisa memindahkan file APK aplikasi yang berukuran besar dengan gampang.

Namun, proses transfer file yang berukuran sangat besar memerlukan waktu beberapa lama karena Ultra Dual USB Drive hanya mendukung interface USB 2.0. Ini tak aneh karena hampir semua perangkat mobile Android memang baru memiliki dukungan USB (OTG) 2.0.

Sedikit pengecualiannya adalah perangkat yang masih sangat baru seperti Galaxy S5 dari Samsung, yang menyediakan dukungan USB 3.0 dengan bentuk konektor berbeda namun tetap kompatibel dengan perangkat USB terdahulu.

Karena terbatas interface USB 2.0 tersebut, Ultra Dual USB Drive pun tak mampu berlari terlalu kencang walaupun tertancap pada konektor USB 3.0 di PC/ laptop.

Pengukuran singkat dengan Disk Speed Test menunjukkan bahwa perangkat ini mencatat kecepatan tulis yang terbilang lamban di kisaran 6-7 MB per detik, sementara kecepatan bacanya mencapai 19 MB per detik.
oik yusuf/ kompas.com
Kecepatan baca dan tulis SanDisk Ultra Dual USB Drive terbatasi oleh interface USB 2.0 yang diusungnya
Pengukuran serupa dengan A1 SD Bench di smartphone Android menunjukkan hasil sedikit berbeda, yaitu 8-9 MB per detik untuk write speed dan 16 MB per detik untuk read speed.

SanDisk telah mulai memasarkan Ultra Dual USB Drive pada Februari lalu. Perangkat ini tersedia dalam pilihan kapasitas 16, 32, dan 64 GB dengan harga mulai Rp 195.000 hingga Rp 590.000.

Ultra Dual USB Drive terbilang lebih mahal dibandingkan perangkat USB drive "biasa" yang banyak tersedia di pasaran, ataupun sejumlah produk USB OTG dari produsen lain. Di pasaran tersedia pula alernatif storage lain, misalnya kabel konverter yang bisa mengubah USB flash drive apapun menjadi USB OTG.

Namun, pada akhirnya, kepraktisan dan bentuk ringkas Ultra Dual USB Drive terasa sangat memudahkan dalam memindah-mindahkan file antar smartphone dan tablet Android serta PC.
Terima kasih telah membaca artikel tentang Menjajal SanDisk Ultra Dual USB Drive di blog Devy Ngalindo jika anda ingin menyebar luaskan artikel ini di mohon untuk mencantumkan link sebagai Sumbernya, dan bila artikel ini bermanfaat silakan bookmark halaman ini diwebbroswer anda, dengan cara menekan Ctrl + D pada tombol keyboard anda.

Artikel terbaru :

Kata Share | Mas Sehat | Ston SEO Responsif Blogger Template